Sesudah koma? kenapa koma?
Bagi seorang musafir, koma adalah "tempat peristirahatan" untuknya sebelum ia melanjutkan langkahnya lagi sampai berhenti tepat pada satu tujuan.
Bagi orang yang sedang jatuh cinta, koma adalah sedikit perhentian dari banyak pengejaran yang dilakukannya demi meyakinkan sang pujaan hati. Yaitu suatu persiapan sebelum ia melanjutkan ke obrolan-obrolan hangat yang sempat tertunda.
Bagi orang yang melankolis, koma adalah sebentuk senyuman dari sang pujaan hati yang tak akan pernah berhenti terukir di pikirannya. Sekalipun pujaan hatinya sudah menjadi milik orang lain. Haha.
Bagi sepasang kekasih, koma ialah tahapan mereka saat "berbulan madu" dimana mereka akan berhenti sejenak dan berpikir. Apakah akan memperjuangkan hubungan atau harus benar-benar berhenti. Mereka yang berprasangka positif akan koma tersebut, pastilah mereka akan saling memperjuangkan.
Bagi penganut grafolog, bentuk "koma" itu sendiri menggambarkan suatu perjalanan hidup yang tak selamanya lurus dan mulus. Selalu ada saja tikungan tajam nan berbahaya yang terkadang memaksa kita untuk berhenti.
Bagiku sendiri, koma tak ubahnya suatu perhentian sementara, baik dalam semesta kata, maupun dalam perjalanan yang membutuhkan istirahat sebelum melanjutkan langkah-langkah pasti kedepannya.
Bagimu?
Dari kami, penulis dari apa yang tak perlu ditulis...
1. Rifyal Errant
[ Facebook | Instagram | Twitter ]
2. Farid Refrain
[ - ]





0 komentar:
Posting Komentar